11010616_10206477191622324_9190629910212581335_n

Sabtu Siang 7 Nop 2015, kami melepas CAH GARENG, sebut saja begitu namanya, untuk memulai berjalan kaki ke seluruh Indonesia, bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat thd masalah HIV/AIDS. Bravo mas Gareng! Semoga sehat selamat sukses perjalanan HIV mu dan pulang kembali tahun depan dengan sehat selamat.

Namanya Wijianto alias Gareng. Usianya 33 tahun. Lelaki  kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, yang tinggal di  Jakarta itu adalah  Orang dengan HIV-AIDS (Odha). Namun hal tersebut tidak lantas membuat pria itu putus asa. Justru sebaliknya, cobaan yang menimpanya itu mendorong Wijianto untuk berbuat sesuatu yang berarti untuk masyarakat. Caranya, Wijianto melakukan perjalanan (berjalan kaki) mengelilingi Indonesia.  “Rencananya perjalanan ini selama dua tahun. Saya akan singgah di tempat teman-teman komunitas dan lembaga  pemerintahan. Perjalanan ini seorang diri, tanpa ada yang mendampingi,” kata Wijianto sesaat sebelum memulai perjalanannya di Jakarta, Sabtu (7/11).

Perjalanan  yang dinamakan “Langkah Kaki,  Jelajah Negeri” itu mengusung pesan “Cegah penularan HIV, dukung orang yang terinfeksi”. Start Cah Gareng dimulai di Sanggar Kerja Yayasan Pelita Ilmu, Jakarta, sebuah lembaga peduli AIDS yang telah 25 tahun melakukan upaya edukasi HIV-AIDS  serta memberikan  dukungan psikososial untuk Odha.

Sebelum start, dilaksanakan tumpengan sederhana  yang dihadiri keluarga besar Yayasan Pelita Ilmu. Termasuk di antaranya, pendiri/pembina Yayasan Pelita Ilmu  Prof Dr Zubairi Djoerban SpPD, KHOM dan Sri Wahyuningsih SKM, MSi dan Wakil Ketua YPI Husein Habsyi SKM.

“Tujuan utama misi pribadi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap upaya pencegahan penularan HIV, serta mengurangi stigma dan diskrimasi  masyarakat trhadap Odha,” ungkap Cah Gareng. Cah Gareng menyebutkan, perjalanan yang akan ditempuhnya  mulai dari Jakarta ke arah timur, menyusuri jalan-jalan di Pulau Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan kembali ke Jakarta.
“Di sepanjang jalan, saya akan menyebarkan informasi HIV-AIDS berupa leaflet, stiker, serta diskusi  informal dengan kelompok-kelompok  masyarakat (sekolah, kampus, komunitas,” papar Wijianto alias Cah Gareng.