Untitled-1

 

Sumber Informasi untuk Konsumen

Lantas apakah dengan itu semua berarti pasien tidak berhak mencari informasi terkait kesehatannya sendiri? Tentu saja tidak begitu. Konsumen sebaiknya tidak berhenti menambah pengetahuan terkait kondisi yang dialaminya, karena itu akan membantunya untuk berkomunikasi dengan dokter. Sebaliknya, dari pihak dokter, pasien yang “canggih” adalah sparring partner yang menguntungkan karena akan memacu dokter untuk terus belajar dan memperbarui pengetahuan dan metode-metode pengobatan terbaru dengan bukti-bukti ilmiah termutakhir.

Sebagai dokter, saya mengusulkan beberapa situs yang sejauh pengamatan saya cukup bisa diandalkan validitasnya, jika pasien ingin mencari informasi terkait penyakit yang ia atau keluarganya alami:

  1. http://www.cochrane.org/ . Di sini kita bisa mencari bukti-bukti terbaru mengenai berbagai jenis penyakit dan cara penanganannya, atau evidence-based medicine. Cochrane memiliki banyak “ruang” yang bisa kita jelajahi seperti http://www.cochrane.org/evidence, dan http://www.cochranelibrary.com/.
  2. National Institutes of Health ( http://www.nih.gov/ )
  3. National Cancer Institutes (http://www.cancer.gov/ ), yang memiliki tautan http://www.cancer.gov/publications/pdq yang lebih mudah dipahami oleh kalangan non-medis.
  4. Untuk pengetahuan termutakhir mengenai HIV dan AIDS, kita bisa merujuk pada http://hivinsite.ucsf.edu/, atau website UNAIDS,
  5. http://www.healthypeople.gov/ atau Healthy People 2020, adalah situs yang menyajikan informasi-informasi teranyar baik mengenai system kesehatan maupun penyakit. Katalog alfabetis memudahkan kita mencari informasi yang kita butuhkan.

Situs lain yang juga sering saya jadikan rujukan adalah:

  1. http://www.guideline.gov/
  2. Agency for Healthcare Research and Quality (http://www.ahrq.gov/ )
  3. Center for Disease Control (http://www.cdc.gov/ ), terutama untuk penyakit-penyakit menular. Bahkan untuk hot topic saat ini, MERS (Middle East Respiratory Syndrome), perkembangannya bahkan per hari. Demikian pula dengan perkembangan terbaru mengenai multi-drug resistant tuberculosis (MDR TB) dan extensively drug-resistant tuberculosis (XDR TB) bisa dicari di sini .
  4. British Medical Journal (http://www.bmj.com/ )
  5. Medscape (http://www.medscape.com/ ). Selain update mengenai berbagai jenis kondisi seperti kanker tiroid dan kanker payudara, Medscpe juga menyediakan conference coverage, yang isinya liputan berbagai konferensi di bidang kesehatan. Apa yang terjadi hari ini di sebuah konferensi bisa langsung diketahui oleh publik. Pengalaman mengikuti berbagai konferensi internasional yang menyediakan puluhan bahkan ratusan sesi paralel dalam satu hari, dengan peserta ribuan orang, membuat peserta tidak bisa mengikuti semua sesi. Hanya sangat sedikit yang bisa dijangkau meski kita hadir secara fisik di sana. Dalam hal ini liputan yang disediakan Medscape sangat membantu kita mengetahui apa yang terjadi di arena konferensi.
  6. http://www.clinicaloptions.com/ . Di sini banyak sekali informasi yang benar dan terbaru tentang hepatitis, kanker, HIV, krdiologi, diabetes, immunologi, transplantasi dan urologi bisa diakses.

Namun sangat penting diperhatikan adalah komunikasi dengan dokter. Hasil browsing sebaiknya tetap di-print dan tetap dikomunikasikan dengan dokter yang merawat Anda, karena dengan demikian dokter bisa menjelaskan lebih baik mengenai hal-hal yang mungkin luput dari perhatian Anda terkait informasi yang Anda peroleh, dan bersama Anda akan mengambil keputusan terbaik menyangkut kondisi yang Anda atau keluarga alami.

Selamat berselancar di dunia maya, mencari dan mendapatkan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan.